Tampilkan postingan dengan label syar'i. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label syar'i. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Maret 2013

Puasa Ayyamul Bidh


Assalamualaikum...

Selamat sore hampir buka puasaaaa....
Lho puasa apa?
Puasa ayyamul bidh dong :) Yaitu puasa tiga hari setiap tanggal 13, 14, 15 bulan hijriyah. 
Sunnah ga?
Oh ya jelas sunnah dong.
Ada hadistnya ga?
Ya jelas ada bangeett.
Puasa ini juga puasa yang selalu dilakukan (sunah muakkad) oleh teladan terbaik kita Rasulullah Muhammad Saw, dan beliau juga mewasiatkannya kepada para sahabatnya juga umatnya.

Dari Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda: “Puasalah tiga hari dari setiap bulan. Sesungguhnya amal kebajikan itu ganjarannya sepuluh kali lipat, seolah ia seperti berpuasa sepanjang masa.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan an Nasai)
Abu Hurairah ra. Berkata, “Teman dekatku (Nabi Muhammad saw.) berpesan tiga hal kepadaku: berpuasa tiga hari setiap bulan, dua rakaat dhuha, dan shalat witir sebelum tidur.” (Muttafaq ‘alaih)
Ibnu Abbas ra. berkata, “Rasulullah saw. tidak pernah berbuka (tidak berpuasa) pada Ayyamul-Bidh, baik di rumah maupun sedang bepergian.” (h.r. Nasa’i. Sanad hadits ini hasan)
  Nah luar biasa banget kan!
Iya nih aku ikut puasa aahh... 

Makanya beli kalender miladiyah plus hijriyah mulai sekarang, biar bisa lingkarin pake spidol tanggal puasa ayyamul bidh. Untuk bulan ini, udah dimulai sejak kemarin. Masih sisa besok hari ke-tiga tanggal 27 Maret 2013-15 Jumadal Ula 1434. Buat kamu yang baca tanggal ini, ntar malem sahur bareng-bareng yuk! ^_^

Hijabers Should Be


                             




  Assalamualaikum...

Habis blogwalking ke blog nya para Hijabers. Itu lho organisasi yang anggotanya kakak - kakak cantik yang berhijab dengan gaya. Pada cantik-cantik, modis-modis dan mahal-mahal gitu keliatannya. Dari atas ke bawah ampe gemerincingannya ada labelnya. Warnanya cerah-cerah dan bentuknya macem-macem. Ada yang ngelilit dari atas ke bawah, ada yang cuma dikerukupin doang, ada yang cuma di selempangin di pundak. Agak aneh sih ngeliatnya, tapi cantik kok. (takut ditabokin hijabers)

Mereka semua tampil cantik, karena memang perempuan. Susah lho ya, jadi perempuan tapi ga cantik. (kaya aku :p) Ya gimana ya, udah dari sononya cantik. Cuman ada beberapa kecantikan yang ga seharusnya ditunjukkan seorang muslimah berhijab. Aurat muslimah itu seluruh tubuh, dan harus dilindungi hijab seluruh tubuh. Tidak ketat, tidak trawang dan tidak tipis apalagi menyerupai laki-laki. 

Beberapa muslimah menganggap bahwa menyelendangkan kain tipis di depan dada itu udah cukup melindungi bagian dada dari mata para lelaki non muhrim. Padahal kain tipis itu bisa beterbangan kena angin dan tersingkap dengan mudah. Makanya kalo cuma selembar pasmina tipis doang kayannya kurang deh.

Nah kakak-kakak hijabers itu kayanya ada beberapa yang kurang deh :) peace!

1. Kurang Menutup Dada

 Kakak-kakak hijabers kebanyakan pake kerudung pashmina atau paris yang kainnya tipis. Makenya dilipat-lipat kesana kemari hingga jadi layer yang cantik banget. Tapi sayang auratnya jadi kurang ketutup kan, apalagi buat yang tubuhnya curvy  :)
2. Kurang Longgar

Baju yang mereka kenakan anggun-anggun banget. Biasanya belinya di butik sesama hijabers gitu kan, biar modelnya bisa samaan. Ada yang gamis, vest, rok, atasan, celana, macem-macem deh. Warnanya dan modelnya juga juga lucu-lucu. Tapi kakak-kakak hijabers ini yang menjual dan yang mengenakan kayanya lupa deh.
Beberapa dari mereka suka sekali memakai bawahan celana panjang. Mungkin untuk menunjukkan pakai celana juga bisa jadi feminin dan Islami. Memang jadi feminin dan cantik, tapi Islami? Jangan lupa ya ukhti shalihat islami itu harus longgar dan tidak membentuk tubuh, begitu juga kaki.

3. Kurang Panjang

Baju udah longgar, ga nrawang, tapi kok... lengannya terlihat separuh. Beberapa  muslimah mengira memperlihatkan lengan sedikit saja tidak apa-apa. Padahal lengan hingga pergelangan tangan perempuan adalah aurat. Harus dilindungi dengan memakai baju lengan panjang.
4. Kurang Sederhana

Beberapa kakak hijabers suka sekali memamerkan style hijab fashion mereka di blog pribadi. Dengan make-up yang lumayan silau dan aksesori gemerincing, mereka keliatan eye-catchy sekali. Trus mereka kasih tahu merk bajunya, pasmina, high heels di foot note. Merknya luaran dan kita tahu harganya wow. Padahal blog mereka kan di share dan dijadikan jujukan muslimah lainnya. Kalo ditiru gimana?!

Muslimah harus menutup aurat dengan syar'i apapun keadaannya. Yang penting, longgar, tebal, panjang, dan tidak menyerupai laki-laki. Jadi meskipun ga modis, ga mahal, ga stylish, harus tetep pakai.

Ntar aja nunggu punya duit buat beli baju butik, baru deh pake hijab.

Yee... ga boleh gitu. Modis itu pilihan, syar'i itu yang keharusan.

Modis ga boleh?

Ya jelas boleh dong, tapi...

1. Kerudung/pashmina Panjang Menutup Dada. 

2. Atasan Maupun Bawahan Longgar

3. Lengan Maupun Baju Panjang

4. Sederhana 

Nah apalagi yang ini >>


Nah Syar'i bisa juga modis kan? Dapet dua-duanya malah. Dan satu lagi saran, sebaiknya tidak tabarruj atau tidak dandan dengan berlebihan. Kamu kan perempuan udah cantik dari sananya (apalagi aku *plak) ^_^

 
Apalagi yang ini :p

PS: Ada aku ga yaa... di situ????