Tampilkan postingan dengan label my mind. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my mind. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 November 2016

Perhiasan Islami



Perhiasan adalah pernak pernik yang identik dengan perempuan. Karena perempuan itu cantik, dan suka pernak pernik yang cantik cantik. Perilaku yang cantik, ekspresi yang cantik, make up yang cantik, baju yang cantik, segalanya yang terlihat cantik, perempuan menyukainya. Makanya wanita itu gila sama perhiasan, karena perhiasan bisa bikin cantik.
Tapi dalam Islam, perempuan adalah kecantikan itu sendiri. Perempuan adalah kecantikan yang membuat segala di sekitarnya terlihat cantik. Suatu ruangan terasa benderang dan ceria jika hadir seorang perempuan di dalamnya. Acara televise digilai masyarakat karena banyak bintang perempuan yang tampil. Dan dalam aspek kehidupan lain. Situasi yang melibatkan kehadiran perempuan jadi terasa berbeda. Jadi pendeknya, Islam menganggap perempuan adalah perhiasan. Dan sebaik – baik perhiasan adalah perempuan shalihah.
Apa sih yang menjadikan perempuan itu perhiasan? Tentu saja wujudnya secara fisik adalah perhiasan. Islam membaginya menjadi perhiasan yang tampak, dan tidak (boleh) tampak.
Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.  (An Nur : 31)
Nah, seluruh tubuh perempuan adalah perhiasan. Perhiasan yang tampak adalah wajah dan telapak tangan, selebihnya harus dilindungi, dan dibatasi siapa yang boleh melihatnya.
Perempuan suka sekali makeup. Karena dianggap menambah kecantikannya. Seseuatu yang cantik jadi semakin cantik menggiurkan setelah dipulas makeup. Maka Islam juga membaginya, menjadi makeup yang boleh ditampakkan dan tidak boleh.
. . .janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang – orang jahiliyah yang dahulu. . . (Al – Ahzab: 33)
Ada beberapa hiasan yang diatur dalam islam. Dalam sebuah hadist,
Kami dilarang berkabung untuk mayat lebih dari tiga hari, kecuali atas suami selama empat bulan sepuluh hari. Kami tidak boleh bercelak, memakai wewangian, dan memakai pakaian yang bercelup. (HR. Bukhari & Muslim)
            Bila dibaca dan dipahami dari hadis diatas, berarti selain hari berkabung kita diperbolehkan untuk bercelak, memakai wewangian dan pakaian yang bercelup. Ada hadis lain juga yang menyebutkan larangan – larangan pada kondisi berkabung (ihdad).
Ibnu Qudmah Al – Hanbali berkata, “Haram atas perempuan yang tengah berkabung memerahkan wajahnya dengan bahan yang digunakan unruk memerahkan wajah (kalkun), dan memutihkannya dengan bahan berwarna putih untuk berdandan (‘arais), karena yang demikian lebih tinggi pemakaiannya daripada khidhab.”
Nah itu artinya perempuan Islam juga diizinkan memakai makeup, namun tidak boleh berlebihan, dan tidak di masa berkabung setelah kematian suaminya. Makeup nya pun hanya diizinkan di area yang boleh diperlihatkan, yaitu wajah dan telapak tangan.
Namun setelah semua pemaparan tentang perhiasan perempuan secara fisik. Ada perhiasan sesungguhnya yang dipuja dan dibanggakan Islam akan keindahannya. Yaitu perempuan shalihah. Islam sangat menjunjung tinggi term perempuan shalihah. Karena perempuan dengan akhlak yang mulia dan perangai santun menyejukkan, akan menguarkan aura kecantikannya yang sesungguhnya.
“Dunia ini adalah perhiasan/kesenangan dan sebaik-baik perhiasan/kesenangan dunia adalah wanita yang shalihah.” (HR. Muslim,Nasa’i, Ibnu Majah dan Ahmad)

Karena menjadi perempuan shalihah itu artinya menaati semua perintah Allah dan RasulNya. Dan apakah yang lebih indah dari seorang yang cantik wujudnya yang menaati Tuhannya sehingga cantiklah perilakunya. Kecantikannya sempurna. 



       

Selasa, 19 Mei 2015

I'm Into You (Jatuh Cinta?)



Pertama kali kita bertemu tidak saling menatap wajah. Aku duduk di sisi tabir dan kamu di sisi lainnya. Saat itu kita belum saling mengenal. Kamu siapa, aku siapa? Saat itu benar-benar pertama kalinya. Aku cuma mendengar suaramu yang bariton menjelaskan tentang sesuatu. Aku hanya menyimak bersama teman-temanku. Hari itu berlalu begitu saja. Tidak ada kesan yang membekas kecuali suara baritonmu yang terdengar menyebalkan. 

Terus terang saja, saat itu aku tidak suka suara baritonmu yang mengintimidasi meski aku dibalik tabir. Suara yang membuatku tidak nyaman. Aku malas bertemu denganmu,  apalagi bekerja sama. Dan itu hanya karena suaramu yang bariton.

***


Sejak kecil aku kurang suka bergaul dengan laki-laki. Mereka itu kasar dan tidak peka. Aku hanya berkenalan, tapi tidak berteman. Aku lebih suka berada diantara perempuan, yang hangat dan lembut. Aku sering merasa terintimidasi jika berdekatan dengan laki-laki. Aku juga benci laki-laki yang pemarah dan tega berbuat kasar pada perempuan. Saat itu sulit bagiku untuk bersimpati pada sosok laki-laki. Semua pikiranku tentang laki-laki adalah hal yang negatif. Wajah dan tampilan boleh memesona, namun toh dalamnya sama saja. Dingin tidak berperasaan. Aku tidak pernah jatuh cinta, kecuali pada tokoh fiksi dalam buku, komik dan drama. Ayah dan Ibuku mulai khawatir. 



Tidakkah aku menyukai laki-laki?



Aku mengintip ke dalam hatiku sendiri. Apakah aku suka laki-laki? Aku terkejut, aku menyukainya. Aku masih menyukai laki-laki. Hanya saja aku belum menemukan sosok yang tepat seperti yang aku idamkan. Yang baik, lembut, dan penyayang seperti dalam drama. Ibuku berkali-kali menyadarkanku. Laki-laki dalam drama tidak ada. Tidak ada manusia yang sempurna. Aku semakin terpuruk. Lalu kepada siapakah aku harus jatuh cinta nantinya? Tidakkah aku jatuh cinta?


Selama masa remajaku yang ceria, hatiku terus tertutup untuk laki - laki. Tidak ada kesempatan bagi mereka mengetuk pintu hatiku. Meski wajahnya tampan, mulutnya manis, perilakunya sopan. Siapa yang peduli? Bukankah Kantong Semar mengeluarkan madu untuk menjebak serangga? Dan aku tidak mau jadi serangga gepeng yang patah hati dibantai laki- laki. 


***  
Suatu hari seseorang datang padaku. Lalu berlanjut pada orang tuaku. Dia berbeda. Dia baik, santun, dan tampak bisa diajak kerja sama. Aku memberinya kesempatan memasuki teras hatiku. Namun Allah belum menjodohkan kami. Dengan segera kuusir ia dari teras hatiku. Kusapu semua tentang dia hingga bersih tak bersisa.Semudah itu.

Orang bilang cinta itu datang tiba-tiba, tanpa bisa kita prediksi pada siapa ia akan berlabuh. Namun aku bersyukur pada Allah, yang memurnikan cintaku sejak muda. Cintaku bisa diajak kerja sama. Aku tahu siapa yang harus aku cintai, dan siapa yang tidak. Aku tahu pada siapa hatiku harus berlabuh. Cintaku tidak jatuh di mana saja.

***  

Sejak saat itu, hatiku kembali berpagar tinggi. Tidak ada satupun laki - laki yang menarik perhatianku, kecuali Ayah dan adik - adikku. Semua laki- laki tampak sama. 

Hingga pindah kesini, dan bertemu denganmu.



Kamis, 14 Mei 2015

Haiku

Selamat paaaaaagi!

Cuma mau bilang pagi ini berisik sekali di whatsapp, sampai hape-ku kolaps.

Beberapa grup yang biasanya sunyi, pagi ini berisik sekali.

Ada apa siih...


Anggap saja Haiku, Jakarta 15 Mei 2015

Jumat, 07 November 2014

Talking to You






 Assalamualaikum... Apa kabar?
Anyway... comeback kali ini sekalian mau curhat hu...hu...hu...

One day... which is really fine day, aku ngobrol sama cowok. Biasalaah... sejak awal aku selalu terbuka dalam hal hubungan lawan jenis. Aku percaya cowok dan cewek seharusnya bisa berteman, tanpa harus jatuh cinta. Kalaupun saling jatuh cinta, yaa rezeki itu mah. Tapi tetap harus syar'i. Berteman baik dengan cowok bukan berarti trus bisa jalan berdua dan berdekat-dekatan. Itu tetep ngga boleh lah... kan ada aturannya dalam Islam.Berteman berteman aja, ga usah modus mblo!

Kembali ke acara obrolanku tadi... Jadi ceritanya kita ngobrol lewat wasap. Udah cair banget laah kaya udah kenal ribuan tahun terus dipertemukan kembali oleh R*TI. Kita ngobrol ngalor ngidul, ini itu dibahas semua. Padahal belum pernah ketemu!! Canggih kan! But somehow... cowok itu, anggap saja namanya Akar, punya persepsi berbeda menanggapi keakraban kita. Dia mulai sering ngomong hal yang cheesy gitu deh. Aku sih mesem ajalah. Ga menanggapi lebih lanjut. Tapi kayanya Akar seneng banget ngegodain aku. Aku ga yakin juga dia sungguh-sungguh ama omongannya itu, aku juga ga GR gitu aja. Secara aku kenal lah tabiat cowok. *smirk Tapi aku tetep aja lanjutin obrolan kita, dengan niat pertemanan yang tulus. Serius... pingin punya teman cowok yang awet ampe tua, trus dikenalin ama cucu-cucuku hehehe.Tapi karena Akar udah mulai ngasih sinyal ga sehat, hatiku udah mulai ragu, dilanjutin ganih? Setelah menimbang-nimbang antara maslahat dan mudhorot... yang menang adalah kebandelanku. Kita tetep lanjut wasapan... makin asik...makin renyah...udah kaya pilus garuda aja. Namun suatu ketika ditengah-tengah obrolan aku gasadar lemparin kalimat-kalimat rancu semacam...

"Pingin main ke rumahmu dong..." Doeng!!

Iya iya... aku tahu. Kalian kira aku modus kan, kode-kode buat pingin dilanjutin... Kode-kode kalo aku ada rasa? Jawabnya Bukan! Nggak ada modusisasi dalam kamusku. kalo suka bilang, kalo ga, ya gausah bilang kaleus... ntar berantem *lemparsendal 

Sometimes... aku lupa kalo aku ini cewek. Dan para cowok pasti ngeliat aku sebagai cewek. Kelakuan, omongan bahkan emoticon chatting semua kecewekan. Coba kalo kamu denger kalimat di atas dari cowok? Everithing's gonna be ok kan? Tapi aku lupa, aku cewek! Jelas aja kalimat kaya gitu terdengan modus... gembel! Padahal aku serius mau main ke rumahnya, kenalan sama Umminya, sodaranya, main, numpang makan, dibagi sangu *plak hehe... semuanya sebagai temen. Iyaaa.. TEMEN. Jadi ga ada niatan buat menyuruhmu meminang aku kang mas... ga ada. *lapingus

Terus... sometimes aku juga suka keasikan melebarkan perkenalan. Sambil sok iye... aku sebutin semua temennya yang aku kenal juga. Aku sebutin beberapa temen sekelasnya, kan bangga nih kita punya beberapa teman yang sama, kaya di facebook tuh. Aku tanyain kenal Daun ga? Kenal Ranting ga? Karena dia sekolah di sekolah khusus cowok dan aku di sekolah khusus cewek, otomatis yang aku tanyain cowok semua dong. Tapi aku lupa! Kalo cowok itu punya semacam pride and jealousy, mereka gasuka kalo cewek ngobrolin cowok lain depan mereka. Tapi sekali lagi aku lupa, aku memposisikan diriku sebagai teman manusia, bukan teman cewek yang lagi PDKT! Jadi aku gasadar kalo aku udah mengganggu perasaannya. Apalagi salah satu temen yang aku tanyain sahabat dia, dia otomatis ngebayangin adegan ftv gitu kan... semacam...

Akar : Apa jadi lu mainin gue? Ngapain lu screwing hubungan gue ama sahabat gue hah? Lu berusaha ngadu domba kita? bla... bla...bla...

Waah... gaenak banget kan... kayanya aku bukan cewek baik-baik, yang tiap hari mandi pake sabun dan rajin ke sekolah. Disangkain kaya gitu tuh sakitnya di sini lho! Padahal demi Allah aku cewek baik. Tanyain deh ama teman sekosku, murabbiku juga boleh *inibarumodus *plak 

Tapi yaa... gitu deh kalo nekat bergaul akrab sama cowok yang bukan mahram, pasti ada fitnah. Fitnahnya macem-macem... bisa muncul rasa cinta, padahal belum siap nikah. Bisa muncul dzon dzon yang gaenak, dan bisa muncul stereotip jelek masyarakat sama perempuan. Makanya... fa 'alaina an nuhafidzo nafsana min hadzal 'amal. Stop... kalo kamu ga sekuat itu, jangan deeh main-main sama perasaan. 

 Dan buat kamu, iyaaa kamu. Eciyee... aku kamuan niih... *plak *lemparinbata buat ente deh. Maaf ya... ane minta maaf banget, mungkin tanpa sengaja udah menyinggung perasaan ente, udah mengganggu hari-hari ente. Mungkin semua tulisan cuma keliatan kaya alasan aja. Tapi ane tulus mau jadi temen tanpa harus dibikinin seribu candi. Ane harap kita ga awkward stelah ini, andaikan, biidznillah kita ketemu lagi, semuanya wajar. Ane tetep nunggu undangan ke rumahnya lho... Dan traktirannya jangan lupa!! Awas ntar ane tagih sampe pelaminan.!!


Sincerely yours,
Princess




Sabtu, 23 Maret 2013

Pacaran = Hoax

Assalamualaikum...

This saturday night i wan't to talk about...

"PACARAN"
ciyuss miapah?!
Dijamin lebih serius dari Aquarius deh.

By the way... akhir-akhir ini aku sering dicurhatin teman-teman cewekku tentang pacarnya. Macem-macem ceritanya. Adanya si dia ngambekan, suka ninggalin, BBMan ama musuh bebuyutan cewenya, ga perhatian dan blah... blah... blah. Dan dengan santai dan hampir bosen aku selalu bilang " Ya udah kenapa masih pacaran, putusin aja." Dan temanku ini ngeles dengan ribuan argumentasi paling ga logis yang pernah ada. Salah satunya, karena sayang. Sayang? Hari giniii... nyayangin yang begonoan? 

Sampai sekarang dan maybe ever, aku masih belum paham logika orang pacaran. Mencintai orang lain yang bukan siapa-siapa sebegitu dalam till you got a hickey *oops on your neck. 

Banyak yang suka lempar statement bahwa pacaran itu sebuah kebutuhan. Semua anak yang beranjak remaja mesti pernah ngalamin. Untuk penyemangat belajar, sekaligus pengalaman bercinta. Alasan yang ga begitu valid. Dari yang aku saksikan di lapangan (baca: sekolah) faktanya sama sekali ga begitu. 

Case #1
Gadis 1: Kamu kenal ... ga sih? ...................................................................................................................
Gadis 2: Iya aku kenal, mantan kamu kan?
Gadis 1: Iya waktu SMP.
Gadis 2: Dia itu cowok resek.
Gadis 1: Katanya dia mainin kamu ya?
Gadis 1: Ga sih, aku yang mainin dia. Dia kan cuma selingkuhan, tapi dia ga tahu.
Gadis 2: Oyah?!

Dari dialok di atas aku jadi tahu kalo pacaran tuh kegiatan paling ga mutu dan cuma saling nyakitin. Banyak murid yang diciptakan cerdas ama Allah jadi tolol mendadak cuma gegara kegiatan ga mutu satu ini. 

Case #2

Ty : Tikaa... aku sebel sama ...dia selalu ninggalin aku. Aku ditinggal ke kantin, ditinggal tidur, ditinggal ngegame
Ti  : Lha kaya gitu masih suka?
Ty : Gimana lagi Tika.
Ti  : Ya udah kamu gantian tinggalin dia, gampang kan?
Ty : Udah Tika, tapi dia malah, "Ya udah kamu tidur aja yang, aku mau pulang. Mau main PS."
Ti  : Ya udah kalo mau pacaran ama ... emang harus gitu, nikmatin aja...........................................................

Dari dialok nyebelin di atas, aku jadi tahu kalo "mikirin orang yang sama sekali ga mikirin perasaan kita itu makan hati banget" Banyak cewek ato cowok yang galau gegara simbiosis merugiisme ini. Nggak banget.

Case #3

Teman 1: Kamu tahu ga, Julian follow mas...!!
Teman 2: Trus gimana?
Teman 1: Ya langsung aku buka twitter Julian, aku unfollow.in
Teman 1: Awas ketahuan!
Teman 2: Iya aku takut, aku masih sayang banget ama Julian.........................................................................

Gombalmu! 
Dari dialok miris diatas aku jadi prihatin banget, kalo pacaran cuma hubungan penuh tipu-tipu. Selingkuh sana-sini, gombal sana-sini, PHP sana-sini. 

Jadi pacaran sebelah mana sih yang katanya penyemangat belajar dan penambah pengalaman hidup? Semua cuma tipuan yang ngabisin masa muda kamu dalam kesia-siaan. Seharusnya kalo kamu ga pacaran, kamu bisa lebih free, kreatif dan semangat belajar. Karena ga ada yang dipikirin. Ga ada yang dicemburuin, di sakit hatiin. 

Terus kalo udah cinta gimana? Cinta kan emang ga ada logika?

Cinta tanpa logika itu cinta yang ga sehat. Cinta itu harus beralasan, agar cinta kita punya tujuan dan berakhir menguntungkan!

Dan yang paling penting, cinta bukan karena Allah, dan tidak dijalin di jalan Allah, tidak pernah berakhir bahagia. Dan satu lagi yang penting, akhir yang bahagia itu aslinya ga ada. Karena cinta karena Allah itu abadi di surga dan otomatis bahagia. 

Kalo pacaran sehat, ato pacaran Islami.

Karena pacaran itu belum halal, rumit, makan hati, ganggu semangat belajar, jadi Islam tidak menganjurkan pacaran. Pacaran Islami itu HOAX. No Hadits, No Qur'an = Hoax.

Jadi karena pacaran begitu rumit dan merugikan, apakah aku pacaran? Nggak. Nggak pernah. Nggak mau. Dan nggak akan pernah mau. Aku mau jatuh cintaku itu spesial. Ga cepet habis trus jadi mantan dalam hitungan bulan, atau tahun, atau abad. Aku mau cintaku itu selamanya, satu-satunya, ga habis-habis dan ga dosa.

Aku cinta Allah
Aku cinta siapapun yang cinta Allah
Aku mau Allah cinta aku dan orang yang aku cintai karena Allah.

Itu! (Ala Mario Teguh)

Think again Honey, he's not the only best one. The only one, just hasn't appear yet. 


Minggu, 11 Maret 2012

Si Ganteng Dari Prancis

Gue barusan liat TV dan kebetulan pas Metro TV. Waahh... ada acara favorit gue ternyata, Kick Andy Show! Bedanya ini ulangan kemaren Kick Andy Heroes. Waahh...gue langsung semangat ngeliat orang-orang leren di Indonesia dapat award.
Gue nggak tahu ini udah hero ke berapa, yang jelas ada ibu-ibu yang gue belum kenalan (jadi ga tahu namanya siapa) yang ngomong di mimbar tentang profil hero satu ini. Dia ngomong cani...cani...berkali-kali dan disebut-sebut juga sarjana dari Prancis. Ooohh...namanya Cani?! Atau Cak Ni atau gimana sih?? Gue masih serius ngelipat jidat sampai ada cowok guaaannteeeng masuk ke layar kaca. 

".....Caniii.." ooh... ini Cani?!

Chanee Kalaweit

Chanee and family

Ternyata pas dia baca pidato baru gue ngeh! Si ganteng ini ternyata emang orang Prancis dan hijrah ke Indonesia demi melindungi hutan di Kalimantan. Dan namanya Chanee euy, bukan Cak ni!! Ya ampuuunnn... ini bule cakep cakep dateng ke Indonesia cuma buat ngurusin hutan?! Orang indonesia kemanaaa...KEMANAAAA???!!!

Gue langsung terharu setelah ngeliat betapa gantengnya baiknya dia. Demi menjaga kelangsungan hidup biota hutan dan hutan sendiri rela dateng ke negara gue yang menyedihkan ini. 

"Terima kasih buat istri saya, anak-anak saya. Karena mereka saya makin semangat. Kan buat masa depan mereka juga" Yaaa ampuuunnn.... ini bule udah ganteng sayang keluarga lagi!

Sejak barusan, gue jadi berazam pada diri sendiri, gue juga harus buat negara gue yang menyedihkan ini, gue juga mesti rela berjuang demi cowok ganteng Indonesia. Selama ini gue udah paling greenpeace lho, ketimbang temen-temen gue yang hobi buang hajat sembarangan. Gue selalu buang sampah pada tempatnya dan menghindari pemakaian plastik sebisa mungkin.

Jadi ... wanna be my side? Let's make the world a better place for our children and our children's children. 
AllahuAkbar... Ganbarimashou!!

PS: Eh si Chanee juga ada blogspot lho, check this out!

Sabtu, 10 Maret 2012

Randomness!!


Assalamualaikum!!
Hey everyoneee....
Huh...such an exhausting browsing and surfing the internet about blogging. After million times googling finally i could sign my own signature. I know some of you think that i'm too late to know about this stuff, but it's okay. Never be late to know something, especially technology.

Thank you so much for many International and Indonesian bloggers who are very skilled in blogging!!

PS: I know it's too much.
      I know my english is awful

Sabtu, 10 September 2011

Catatan Galau Ababil!!

Assalamualaikum.... hi ikhwan...akhwat rahimakumullah!! Ntah kenapa hari ini malem jum'at (ntah kliwon ato apa) saya mencurahkan seluruh inspirasi untuk menulis catatan ini. Beberapa kalian mungkin bertanya-tanya, kenapa juga saya bagi ini, ini kan ga penting. Tapi ini memang bukan karena penting ato ga, ini lebih karena saya ingin merayakannya dengan antum semua. Yeaayyy...lets move on!!



Tiba-tiba beberapa jam kepungkur, saya mendapatkan sebuah pencerahan. Wow apa ini ada hubungannya dengan illuminati? I don't think so, yang jelas saya bukan anggota freemason! Ga nyambung oke. Beberapa tahun terakhir saya mulai mengalami kegalauan parah. Rasanya seperti ada yang berdebum-debum di dada saya, tapi saya juga kurang tahu itu apa. Setelah masa pendewasaan saya yang kebrangas soal hubungan lawan jenis, saya menjadi sombong. Saya pikir saya akan dengan mudah menghandle perasaan aneh di masa remaja saya yang notabene 'labil' , karena saya sudah menelisik jauh-jauh hari sejak SD!! Tapi ketika masa-masa itu datang. Ketika hati saya kemeresek tidak karuan, gelisah, merasa merindukan sesuatu yang tidak jelas, dan perasaan itu yang kata anak gahol 'galau' itu tidak terkatakan sama sekali. Saya benar-benar tidak mengerti!!



BTW saya selalu sekolah di tempat dimana pria dan wanita terpisah. Jadi ketika saya mulai berusia 'flamable' saya tidak merasakan ketertarikan lawan jenis seperti yang teman-teman saya rasakan. Saya pikir, saya tidak akan sebegitu gelisahnya menjadi jomblo. Saya pikir hidup bersama para wanita itu sudah cukup, mereka ramah, baik hati, asik, dan saya nyaman di dekat mereka. Dan saya eksis!! So...i dont need a boy!! Saya bahkan pernah berpikir untuk jomblo seumur hidup seperti Rabi'ah, ato minimal baru menikah ketika berusia 30 tahun!! Ngeri booo...



Saya mungkin sering koar-koar saya mendambakan pernikahan dini, dengan seorang lelaki berusia dini yang sama-sama freaknya kaya saya, sejak SD. Itu betul seratus ribu persen!! Karena saya memang sudah merintis kegalauan sejak usia ingusan. (nohope) Dan...saya tidak menyesali ini :D Namun ketika saya mulai menyadari seperti apa lelaki itu sebenarnya. (well mereka itu lumayan resek, oportunis, nyebelin dan sok keren. IMHO) Harapan saya soal menikah dini itu pupus perlahan. Seperti salju di musim panas. Tiba-tiba semuanya banjir begitu saja, dan mengalir menjauh. Tapi kenaifan saya itu sticky di hati saya!! Diam-diam...saya masih mendambakan lelaki muda yang freak tapi sholeh itu...



Sampai beberapa jam kepungkur saya masih tidak mengerti apa esensi kegalauan itu sendiri (wuiihh bahasanya). Tapi suer...saya sebelumnya bingung. Rasa apa ini bingung, mau cerita juga bingung, makanya itu dinamakan GALAU!!



Suatu hari saya berdiskusi dengan ibu saya soal ini. Beliau bilang pria dan wanita itu memang begitu, seperti magnet. Klise banget ya kan? Tapi itu benar-benar tidak saya mengerti hingga beberapa jam kepungkur!! Setelah keluar dari pondok dan sekolah di sekolah Paket yang disana ditongkrongin cowok dan cewek segala rupa. Satupun ga ada yang berkesan di hati saya. Mereka...nggak banget deh pokonya. Jangan paksa saya cerita!! Hingga saya masuk sekolah resmi, disana cowok-ceweknya relatif aman terkendali, tapi tetep aja. Ga pernah sekalipun saya memandang teman-teman cowok saya tanpa membayangkan bagaimana mereka ketika sudah jadi lelaki? Dengan segala ketengikan, keresekan, kejijayan mereka ini! Mereka bakal jadi qowwam, kaya gini??? Oh no! Jadi sejak saya menemukan kegalauan saya, saya belum pernah jatuh cinta!!



Ngomong-ngomong soal magnet...artinya lebih dalem lho daripada yang kalian bayangkan. Inget ga, sapa diantara kalian yang ga pernah saya ajak ngobrol ketika di pondok? Yang interaksinya cuma sebatas saling memandang lalu diinterpretasikan sendiri-sendiri?? Yep kita dulu kaga kenal, tapi waktu kita ketemu di FB BLEMM... Kita ngobrol...akrab...ceria...lancar, seolah dulunya akrab sekali!! Juga yang anti rasain pas dapet sms dari huwa yang kata anti nyebelin. Anti bilang dia nyebelin tapi anti terus bales sms yang huwa kirim. Juga yang anti bilang anti ga ada hubungan apa apa, tapi anti selalu jalan bareng huwa, bahkan berfoto akrab??

ITU KARENA KITA BERBEDA KUTUB. KITA SALING TERTARIK UNTUK MENGOBROL DAN MERASA DEKAT SATU SAMA LAIN!! WOW...sesuatu banget yah lawan jenis itu!!



Saya juga tiba-tiba ingat..tentang ayat yang menyegerakan menikah ketika berpuasa sudah tidak nangani. Afwan saya lupa ayatnya, tapi InsyaAllah para khufadz di bawah tahu ayatnya!! Saya juga jadi mengerti kenapa seorang ikhwan yang saya kenal ngebet pingin menikah muda, dia mungkin beralasan ini lebih pada dakwah...visi...misi dan tetek bengek. Tapi beyond everything! Saya tahu ini lah yang dinamakan kegalauan itu! Selama ini orang tua saya suka bilang "Kamu pingin dinikahin ya?" saat saya mulai berperilaku aneh. Saya cuma mesam mesem sambil mikir 'apa hubungannya?' (padahal mah emang iya:P )



Jadi ketika saya mulai menyadari sesuatu yang meluap-luap di hati saya. Ya Allah ini toh galau! Ternyata saya juga (bisa) sama gelisahnya dengan kebanyakan remaja, karena saya jomblo! Saya juga merasa ada yang aneh, ada yang kurang, ada yang seharusnya memenuhi hati saya tapi ga ada. Ada rongga kecil di hati saya yang butuh diisi. Itulah galau...Kenapa juga menikah itu menggenapkan separuh din. Bukan cuma filosofi tentang kehidupan rumah tangga, tapi saat ada seseorang yang memenuhi kegalauan kita saat itu lah semuanya sempurna. Karena itu lah kehidupan yang sebenarnya mencjalani hidup dengan seseorang disamping kita, for seeking his pleasure!! -Maher Zain- Rasanya seperti klik, memutar kunci dan terbuka! Saya pikir...Ya Allah ternyata saya sudah besar!! Juga ketika seorang ikhwan yang datang dengan materi nikah dininya yang menggugah. Wow...itu membangunkan sisi kenaifan saya yang terpendam. Saya sampai...wow...it's amazing, exciting, freaking, confusing n wondering in the same time!! I love this passion!!



Galau itu...it's kinda complicated. SAYA PIKIR GALAU ITU CANGGIH SEKALI!!

Kenapa saya tag anda semua disini? Karena sekali lagi, saya ingin merayakannya dengan anda, atas kegalauan saya yang sangat menginspirasi!! thanks for reading :)



Thanks to:



*Allah SWT yang udah kasih saya 'kegalauan' yang menggelitik

*Syahrini dengan kaftan dan aksesorinya yang gemerlapan. Alhamdulillah yah...ini pasti sesuatu banget.

*Akhi someone yang sudah mengembalikan sisi kenaifan dan kegilaan saya yang sebenarnya.

*Teman-teman Badrussalam yang sudah mengembalikan keceriann saya yang spontan dan penuh gairah.

*Ibuku yang sudah memahami kegalauan saya SEJAK SD!!

*Amah...ga tau kenapa??



NO OFFENSE...KALO ADA YANG NGERASA...SAYA GA TANGGUNG JAWAB BLAS!!

Selasa, 06 September 2011

Let's Talk About Marriage (again)



Assalamualaikum....
Pengumuman saya sedang galau. Ini hanya galau ringan, tapi disarankan untuk membaca curhatan saya dengan penuh perhatian. Karena keinginan orang galau hanya ingin diperhatikan. *ohjujurnya BTW saya udah pernah cerita soal marriage kan sebelumnya. Tapi saya belum ceritakan mengapa saya begitu terobsesi dengan pernikahan .........dini.



Awalnya, ketika saya kelas 6 SD (parah) saya membaca buku karya Izzatul Janna ft Rabi'ah Aladawiyah, bertajuk Diary Pengantin. Buku itu menceritakan awal-awal Izzatul Jannah membangun rumah tangga bersama suaminya dan awal mereka ta'aruf. Tapi yang membuat saya terobsesi adalah cerita Robi'ah Al-adawiyah yang mengutarakan ia siap menikah pada bapaknya. Usianya relatif muda 23 tahun. Dan quote favorit saya adalah ketika Robi'ah membaca visi misi yang tertera di proposal calon suaminya saat ta'aruf, yaitu

"Menikahlah, karena menikah adalah sunnah yang bersejarah"

Sejak saat itu saya bermimpi untuk menikah sejak usia muda, dengan suami yang juga berusia muda tentunya!! Apa lagi saat itu juga sedang booming buku karya Haikal Siregar putra Pipiet Senja yang menikah di usia 19 tahun dengan pasangannya yang sebaya. Kalo ga salah judul bukunya 'Nikah Dini Kereeen'.



So i'm getting mad with young marriage!!

Akhir SD sampai awal SMP saya terus memikirkannya. Tentang seperti apa pernikahan itu, hingga pria idaman saya yang akan jadi suami saya nantinya. Dalam bayangan saya, suami saya adalah pria muda sebaya saya. Dia haruslah sholeh, aktivis dakwah dan tampan. Dia juga harus baik dan ramah pada saya. Jadi kita akan bekerja sama sebagai sahabat seumur hidup, bukan hanya atasan dan bawahan.



Mimpi-mimpi tentang pernikahan dini itu terus memenuhi angan-angan saya hingga akhir SMP. Jadi seolah-olah saya telah memikirkan dengan matang seperti apa gambaran pernikahan saya nanti, juga kehidupan rumah tangga saya.
Kami akan menjlankan konsep rumah tangga islami bersama-sama. Kami kan bergandengan tangan saling membantu. Saya adalah tipe gadis yang slengekan dan sangat spontan. Jadi saya selalu membayangkan suami saya nantinya adalah teman saya, yang saya akan ngobrol dengannya ketika hati saya gundah. Tidak ada rasa sungkan ataupun hormat yang berlebihan.
Saya juga sangat fleksibel. Jadi tidak masalah apapun pekerjaan suami saya nantinya, ataukah kami harus tinggal berjauhan. Karena kita menikah dan akan saling mencintai karena Allah, bukan sekedar a temporary passion. Jadi saya terus membayangkan diri saya sebagai seorang wanita dan seorang lelaki shaleh di samping saya hingga masa-masa transisi saya datang dan menggoyahkan angan-angan saya.
Kenaikan kelas menuju SMA saya tinggal di rumah bersama keluarga saya. Ibu saya adalah orang yang sangat terbuka. Beliau terbiasa untuk mendiskusikan segala sesuatu bersama saya, termasuk soal rumah tangga. Kami berdikusi tentang Bapak saya, tentang om saya, juga tentang para suami binaannya yang kerap curhat padanya. Saya mulai benar-benar berpikir sebagai wanita dewasa. Beyond everything...Ibu saya mengajak saya menyelami pikiran para lelaki dan mencoba mempelajarinya. Saya mengumpulkan banyak kata 'ternyata' di benak saya. Dan saya segera menjadi wanita dewasa yang kuat, penuh pertahanan dan kekanakan sekaligus. Tapi semua 'ternyata' itu mempengaruhi 'obsesi pernikahan dini' saya. Karena ternyata, tidak ada lelaki dewasa yang hanif, sholeh dan cukup bertanggung jawab di usia sebaya saya!!*patahhati
jadi saya mulai mengubur obsesi kronis saya perlahan-lahan. Saya bahkan mulai belajar membayangkan saya akan menikah di usia 30 tahun!! Wow ekstrem... Hingga suatu hari seseorang datang. Dia juga sama gilanya dengan saya, dengan obsesi nikah dininya yang juga kronis. Angan-angan sayapun kembali ketempatnya semula, berada di sela-sela pikiran saya. Sekarang...setelah angan-angan gila dan naif saya kembali, akankah dia datang sesuai ekspektasi saya? Lelaki berusia belia yang sholeh, hanif, ramah, baik hati dan tidak sombong, adakah??? Allah'alam

*saya pikir saya na'if...apakah anda setuju?

Rabu, 31 Agustus 2011

Balada Si Loren

Assalamualaikum....
Pagi ba'da idul fitri yang cerah! Semua orang pada sarapan junk food sekarang. Mie instan dengan sambel bikinan ibu. Sedaaapp... Tapi aku lagi kejar setoran buat tiket masuk pintu VVIP. Baabur Rayyan. Huh...dengernya aja udah cakep banget kan? Jadi semangat...semangat...semangat!
Btw pagi ini ada berita yang cukup menggemparkan yang dibikin adek ku. Ceritanya pas Bapak ku lagi buka semua pintu dan jendela, beliau liat ada rambut berserakan di teras. Warnanya ada yang oranye ada yang coklat. Masa iya ada bule numpang cukur rambut di teras rumah kami? Rasanya ga mungkin, mengingat rumah kami daerahnya sangat strategis (untuk sarang ular sawah) hahaha. *bletakk Rumah kami tuh mepet sawah dan mepet kebon, pohon bambu. Yaahh..pokoknya tipe Residence 8 Senopati lah. *lempar bakiak
Haahahaha...kembali ke rambut di teras. Pas bapak ku lagi pusing mikirin itu rambut siapa, si Loren (kucing kami) nongol dari bawah kursi dengan mantel koyak. Alias bulu-bulunya tuh udah pada petal gitu. Hahaha...sumpah kesian banget ku ngeliatnya. Akhirnya dengan pandangan murka bapak ku omelin si Haidar (adek kita gitu deh...)
"Dijaga tangannya Haidar! Itu makhluk Allah. Kamu udah besar dikendalikan tangannya dan blabla bla......so on" Si Haidar mah mengkeret aja digituin. Yang jelas rasa penasarannya udah terpenuhi. Semoga tidak diulangi lagi deh.

Minggu, 28 Agustus 2011

On My Way to Magetan


Assalamualaikum....
Hey...aku mau cerita pengalaman anehku lagi. Ceritanya kemarin tanggal 24 aku main-main ke pondokku waktu SD di Magetan. Berangkat dari rumah sekitar jam 12 malem naik bis...apa ya lupa deh. Pokoknya aku excited banget waktu itu. Aku ga ngantuk sama sekali waktu naik bis, Ibuku ama Fi'ah orang-orang yang pergi bersamaku, aja udah pada tepar begitu bisnya jalan. Aku sibuk liatin jalanan. Mencoba mengingat-ingat lagi memoriku waktu SD. Hasilnya...aku ga liat-liat apa-apa karena jalanan gelap dan bisnya ngebut kaya bis ksatria. (itu lho bis yang di Harry Potter) Pada akhirnya aku ikutan tidur juga, pas aku bangun udah ada sms dari si Fatah. Temanku waktu SD yang (subhanallah baik banget) bersedia menjemput kami di terminal. Weeww...padahal udah malem lho! (koreksi: hampir pagi)Dia sms "udah nyampe mana" aku langsung celingukan di jendela bis. Sukses ga ngeliat apa-apa, hanya kegelapan menyelimuti. Aku cari-cari papan toko ato instansi pemerintah yang bisa menunjukkan di dunia mana sekarang aku berdiri. (atau duduk diatas bis)Aku sms bales "ga tau semuanya gelap" aku tahu itu sms tolol dan ga penting, tapi itu kenyataannya.
Akhirnya bis ini nyampe juga di terminal Madiun setelah perjalanan roller coster mode. Sampe disana aku sms ke Fatah buat jemput kami di Madiun. Perjanjiannya sih di terminal Maospati, karena lebih deket. Tapi kondekturnya bilang ini pemberhentian terakhir, masa iya mau ngeyel? Angin langsung bertiup membekukan pas aku turun. Aku lupa kalo Madiun tuh daerah dataran tinggi, aku langsung brrr. Setelah berkali kali bolak balik kamar mandi, eh smsnya belum dibales juga. Ibuku bilang telpon aja. Ih ceritanya ibuku belum tahu, kalo temenku yang bakal jemput, Fatah, itu cowok. Aku sempat ragu juga sih, tapi akhirnya aku telpon juga. Cuma ngomong singkat intinya, silahkan jemput saya di terminal Madiun. Setelah menunggu kurang lebih 15 menit akhirnya mobil jemputan datang, dia sendiri yang nyetir. Ibuku langsung nyapa dia waktu ketemu. Biasalah etika orang tua. Aku sih diem aja, secara aku juga ga terlalu akrab dulunya ama dia. Tapi di mobil akhirnya ngobrol juga. Ini obrolan pertama kami setelah...sekitar 7 tahun!! Ini agak gampang karena kami pernah ketemu sebelum ini.
Lanjuuttt...setelah menyusuri kota Madiun yang jalanannya sukses gak kukenal, akhirnya kita nyampe juga di Magetan. My ever been home town!! Aku hirup udara pagi buta itu kuat-kuat. Serbuan kenangan meluncur begitu saja di kepalaku.Aahhh aku rindu semua ini. Aku pernah jadi sangat bahagia saat SD. Akhirnya aku ngeliat teman-temanku yang aku cintai karena Allah. Salma, Ulfah, Syahidah. Pagi itu meski perutku pilu karena sahur seadanya, tapi hatiku diselimuti haru. O iya...terima kasih banyak buat Fatah yang udah nganter. Jazahullah ahsanal jaza'

Youth's Road

Assalamualaikum...
Cihuuyyy...onlen lancar lagi..Ada hotnews, kader muda digoncang oleh situs pemuda di dunia maya bertajuk Ikhwah Gaul. Konon katanya, anggotanya udah bejibun padahal baru dibikin sekitar 2 taon lalu. Tapi yang mengguncang bukan situsnya, tapi pendirinya adalah ikhwan yang masih bau kencur. Tiba-tiba aja tuh, para orang tua sibuk mengompori anak-anaknya untuk mencontoh mereka. Ya gapapa juga sih, namanya juga fastabiqul khoirot, kata Allah. Yang lebih mengguncang lagi buat aku, ternyata para dedengkotnya ini teman-temanku waktu SD. How amazing...setelah bertahun-tahun ga ketemu, akhirnya dipertemukan Allah dengan cara begini. Terkagum-kagum ama mereka.

Terus terang, ini menyadarkan aku bahwa aku ga sendirian. Bukan cuma aku yang berjuang setengah mabok buat mendakwahkan kebenaran. Ada mereka yang meski jauh disana sedang melakukan hal yang sama.

Waktu aku liat para anggota dan kepala sukunya semua pada seusia aku. Aku? Berapa usiaku, aku udah 18 tahun. Usia remaja produktif, yang revolusi islam di masa depan di bebankan di pundakku. Itu mengingatkan aku, bahwa inilah saatnya pemuda bergerak. Saatnya pemuda mendobrak kebobrokan dunia. Jadi harus siap-siap dari sekarang. Youth...Let's Make a Change!!

Minggu, 31 Juli 2011

Missing Link

Assalamualaikum...
Puasa-puasa begini asyiknya blogging. Daripada tidur, bikin pipiku makin chubby aja.

Aku kan pernah cerita, aku ini anak pondokan tulen. Karena aku udah diasingkan di pondok sejak SD! So pasti aku punya ribuan kisah menarik dibanding anak-anak sekolah lainnya. Tapi sekarang aku lagi ga mau share tentang kisah-kisah gokilku di pondok, aku mau share foto ketika aku mondok bareng temen-temenku. Chek it out!!







Hehehe...Itu semua foto aku dan teman-temanku waktu SD. Pada imut-imut banget kan???
Honestly i miss them so much now. Tapi kita tinggal di tempat berbeda setelah lulus. Jadi sulit buat ketemu lagi.

Ramadhan Telah Tiba!!

Assalamualaikum...
Horraayyy...Akhirnya bulan Ramadhan yang Karim datang juga. Seluruh umat Islam di Indonesia sudah tarawih yang pertama kemarin. Hari ini adalah puasa pertama. Rasanya aku semangat sekali hari ini. Langitnya cerah, pas nyalain tv isinya bagus-bagus, pas nyalain internet tok cer! Its the best day eeeveeerrr!! Jadi pingin nyanyi kaya Spongebob Squarepants.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan buat Muslimin sedunia!! Semoga puasa kita lancar dan diterima oleh Allah!!

Sabtu, 30 Juli 2011

Fanatik Lu Kate???

Assalamualaikum....

Wah udah lama ga ngepost nih. Alhamdulillah modemku tiba-tiba dapet hidayah dan lancar jaya! Sekrang aku mau cerita tentang orang-orang biasa yang ngeliat penampilanku. Secara aku ini golongan penyihir darah murni, jadi ga sama ama muggle-muggle itu.

Pas pertama kali aku masuk SMA, temen-temen sekelasku ngeliat aku aneh. Aku selalu ngobrol pake Bahasa Indonesia dan kostumku istimewa. Aku selalu pake rok dan celana panjang dibaliknya. Kadang aku suka pake deker kalo kancing seragamku lepas. Mereka heran, itu kan aneh banget. Yang lucu adalah gimana mereka nyebut aku, muslim tulen katanya. (Lha mereka muslim apa?)

Akhirnya aku mulai akrab ama temen-temenku ini. Aku juga mulai sering ngobrol pake Bahasa Jawa. Tapi mereka juga kaga malu lagi buat cerita hal-hal 17++ di dekatku. Ya jelas aku menghindar. Mereka suka ngetawain aku, dan bilang aku lugu. Aku cuman ketawa dalem hati. Sebenernya yang lugu itu siapa sihh???

Suatu hari aku boncengan sama temenku dan kami berhenti buat beli bensin. Kita ngobrol sebentar dan temenku malah bilang kalo aku anaknya alim banget.

"Iya Bu, dia itu muslim tulen. Liat dia pake celana dibalik rok." kata temenku.
"Iya fanatik itu, kalo fanatik emang kaya gitu." kata ibu penjual bensin itu dengan muka sotoy.
Aku cuma ngakak dalem hati. Aku??? Tika??? Fanatik??? Orang geblek macam aku ini Islam fanatik gimana yang kaga?

Jumat, 18 Februari 2011

Aku, Tahu Bulat dan Teman2ku

Assalamualaikum...
Aku punya profesi baru guys! Mau tau, aku sekarang half student, half saler. Kalian yang kenal aku pasti tau apa yang aku maksud. Aku jualan Tahu Bulat Tasikmalaya di sekolah. Awalnya ini jualan keluargaku yang ngetem dijalan Sukodono, tapi buat menambah pelanggan akhirnya aku juga bawa ke sekolah. Dan hasilnya mencengangkan. Setiap hari aku bawa 30 biji selalu habis, bahkan kurang. Ajaibnya lagi, gara-gara sambilanku yang penjual tahu ini aku jadi akrab sama teman-teman sekelas yang juga para pelanggan setiaku ini. Hmm...selain nambah uang jajan dan penghasilan keluarga aku jadi punya keuntungan lain deh.
Tapi jadi penjual yang cute dan baik hati kaya aku juga ga gampang lho! Karena banyak temen-temenku yang hobbi bangetz ngutang. Huh jadi kepikiran deh pokoknya kalo ada yang ngutang, kan itu usaha bonyokku bukan aku sendiri. Kan kasihan mereka juga kalo rugi.:(

udah dulu ya guys ngantuukkk...
wassalam.

Sabtu, 12 Februari 2011

Valentine Ketebelece!


Assalamualaikum...
Malem minggu, hujan deres. Ga ada yang lebih nyaman dari pada tidur bergelung di kasur pas malam minggu. Tapi aku lebih milih ngenet, karena cuma diizinin pas sabtu-minggu doang :(
Eh...guys 2 hari lagi valentine lho!Aku ya jelas ga ngerayain begituan lah...
Budaya sapa tuh, kaga kenal deh. Banyak muda mudi sibuk ngerayain valentine ama pasangannya, tanpa tau apa sih valentine? Tau-tau jadi remaja punya pacar terus ngerayain valentine gitu aja? Abangan bangetss dah...Please deh jangan belagak ngomong valentine kalo kaga ngerti asal-usulnya.
Valentine's day, alias hari valentin berawal dari jaman Romawi kuno pada masa Kaisar Claudius II. Waktu itu Romawi lagi hiruk pikuk perang, jadi semua pemuda Romawi diperintahkan untuk wamil. Tapi karena yang ikut wamil sedikit dan males-malesan, Kaisar menyelidiki penyebabnya. Ternyata karena para pemuda itu ga rela ninggalin keluarga ataupun kekasih mereka. Jadilah waktu para pemuda dilarang nikah. Tapi seorang pendeta katolik bernama Saint Valentinus menentang perintah ini dan tetap menikahkan para muda mudi secara diam-diam. Tapi akhirnya ketahuan, Saint Valentinus ditangkap dan divonis hukuman mati. Nah selama masa penantiannya di penjara inilah si pendeta jatuh cinta pada putri sipir penjara. Pada hari terakhir sebelum pendeta Valentinus di gantung pada tanggal 14 Februari, dia memberikan sebuah surat bertuliskan:
Dari Valentinmu

Nah sejak saat itu tanggal 14 Februari dirayakan sebagai hari valentine untuk mengenang Saint Valentinus.
Nah apa coba, valentine itu bukan budaya kita. Bukan budaya islam maupun budaya Timur. Itu cuma budaya Barat yang berlebihan. Beberapa orang berpendapat pas tadi aku blogwalking, kalo valentine itu its okay ga ngganggu kok. Tentang kasih sayang dan ga salah, iya tapi ini masalah pergeseran budaya dan akhlak para remaja. Gaya pake ngerayain valentine, coba perayaan Indonesia apa yang ga pernah absen diikutin. Upacara 17an aja males, Hari kartini lupa, gitu aja mo ngerayain valentine. Apa kata dunia. Eneg sumpah!!

Sabtu, 22 Januari 2011

Englands Within



Assalamualaikum!! Coba tanya aku deh, negara yang paling pingin aku kunjungi? (bahkan tinggali) Dengan super senang hati aku akan jawab, England!! Bahasa asing apa yang paling aku sukain? English, offcourse!! I love England and also their language. Rasanya menyegarkan ngebayangin pedesaan di Inggris yang "fairy tale" banget dan dialek mereka yang medok. Wuiihhh sungguh mempesona di mata dan kupingku. Ini semua berasal dari Harry Potter, iya dialah biang keroknya. Sehingga menyebabkan kecintaan yang teramat dalam terhadap Brittain! Waktu aku kelas dua es de ibuku tercinta yang suka baca novel itu, mengenalkan aku pada film Harry Potter untuk pertama kalinya. Aku si bocah pecinta fairy tale dan magic (baca:kepraktisan) langsung jatuh cintrong seketika. Ibu aku yang pelahap maut itu, eh salah pelahap buku maksudnya langsung memburu novelnya ampe ketemu. Ketemu, temen bapakku yang tajir (jaman doeloe tuh novel udah mahal, dan aku cuma keluarga sederhana) kasih pinjem. Setelah tau filmnya memabukkan kaya gitu, dengan loading secepat idm dan jaringan HSDPA aku langsung ikut-ikutan antri baca tuh novel. Tapi dengan curangnya Ibuku tercinta itu bilang gini:

Aku: Bu pinjem dong novelnya.
Ibu: Ah kamu belajar dulu sana!
Aku: Ih udah belajar.
Ibu: Ih gak boleh ah, biar Ibu baca dulu.

Yah endaaanggg... Akhirnya aku berhasil baca juga tuh novel, lupa gimana ceritanya. Sejak saat itu aku jadi cinta ama England, ama gaya bahasa mereka, ama daerah dan culturenya, ama kastil-kastilnya yang indah bin aristokrat. Dalam hal ini, itu semua jadi titik balik hidupku. Aku mulai berubah jadi bookaholic sejak saat itu. Jadi doyan baca novel terjemahan, dan dengan ajaib aku jadi mengerti gaya bahasa author-author Inggris. (kata Ibuku itu karena aku cerdas linguistic) Secara otomatis aku langsung ngefan ama Madame JK. Rowling, dihatiku dia setara ama Duchess.(deuuu...lebay deh) Dan ada satu hal yang mempengaruhi akademikku, aku jadi lebih suka bahasa Inggris daripada bahasa Arab dan bahasa Dayak. Dan fantastically, setelah aku nonton filmnya yang ke 2,3,4 pas kelas lima es de, aku langsung ngerti banget dan ngeh ama pelajaran bahasa Inggris. Aku bahkan bisa ngikutin dialog di film, (padahal logat Brittish lho!!).

What I Love in England List:
1. i love the castles
2. i love the country side
3. honestly i love the weather (its always cold overthere)
4. i love the gardens and the plants and the bushes
5. i love the fairy tale look alike

6. i love the english dialec
7. i love the authors and their novels
8. i love the guy actors, especially Skandar Keynes

and Alex Pettyfer!! (the most memorable when i'was getting teenager)
9. i love the old and cool universities
10. i love the Kingdom administraton system.


Thats all i love about England!!!

Minggu, 16 Januari 2011

Korean Wave and Fans Behave


Hey Assalamualaikum....
Waktu aku posting ini, kaum manusia pasti udah pada tidur. Ini posting iseng, tiba-tiba keinget dan langsung ketik deh. Kalian pasti tau Korean Pop Stars kan? Iya, mereka lagi ngetren di Indonesia dan banyak digilai remaja Indonesia. Karena dengan penuh kejujuran (sekaligus mupeng) saya katakan bahwa muka dan style mereka keren-keren. Kalo soal lagu sih biasa ya. Kedenger enak karena kita kan kaga tau artinya. Hahaha... Tapi topic utamanya sekarang bukan itu! Saat ini adalah puncak dimana ada jutaan fanpop indonesia yang sangat tergila-gila pada Kpop stars. Kebanyakan dari mereka meniru cara Kfans dalam memuja Kpop. Kaya bikin fan group yang fanatik, terus bela-belain idolnya berlebihan. Mungkin ada sebagian kecil yang masih wajar (kaya aku), tapi kebanyakan dari Kpop fans terlalu berlabihan.(sumpah deh subjektif banget!!)Nah sekarang kalo liat di Web fanpage dimana-mana, pasti ada konfrontasi antar penggemar, yang dipicu oleh perbedaan pendapat tentang idol mereka, atau ada celebrity lain yang dirasa mengganggu eksistensi idol mereka. Ini dia yang sedang hot sekarang!
Kalian semua pada tau banget kan, boyband pendatang baru Indonesia? Ituloh si SM*SH, yang katanya berkiblat ke music Korea. Nah mereka sendiri ngaku, kalo mereka memang terinspirasi dari Super Junior, boyband asal Korea. Mendengar SuJu disebut-sebut otomatis banget para fanpop Indonesia berdiri kupingnya, dan dengan tega dan tidak tau malu mereka langsung ngebash gitu aja.

Wow...aku tahu mereka Kpop fans, tapi kan mereka orang Indonesia. Kenapa tega jelek-jelekin band dalem negeri??? SM*SH dituduh plagiat, emang! Openingnya plagiat Justin Bieber (check) gayanya plagiat beast (check) Lha terus kenapa??? itu urusan mereka, toh ntar yang dipenjara mereka. Tapi saking freakin out nya, para fanpop ini ga peduli dan malah bahas topik ini ampe kecium international.
Indonesia kena getahnya dan disebut-sebut negara plagiarisme. Yah ga asseeekkk. Coba kalo ada perkembangan di negara kita ayo kita dukung. Apapun yang terjadi mereka selebrity Indonesia, biar berkembang dan lebih kreativ mari kita dukung. Mereka butuh dukungan dari fans Indonesia biar lebih maju dan lebih keren dari Kpop. Kenapa cemberut? Ga seneng ada yang nyaingin idolnya? Huh sirik tanda tak tau malu! Hahahahaha...